Ketahui 10 Manfaat dari Program Keluarga Berencana


Dunia saat ini sedang mengalami masalah kepadatan jumlah penduduk yang semakin tak terbendung. Meledaknya jumlah penduduk terjadi karena tidak adanya kontrol terhadap kehamilan. Oleh karena itulah, muncul program keluarga berencana dari pemerintah.

Masih banyak orang tua yang masih beranggapan, bahwa semakin banyak anak maka kehidupan akan semakin baik. Faktanya, justru sebaliknya. Persaingan dalam berbagai hal akan semakin sulit karena jumlah penduduk semakin bertambah.

Selain itu, problem sosial lain juga akan meningkat karena dunia sudah terlalu padat dengan manusia. Cara terbaik untuk menekan dan mengontrol kepadatan penduduk, yaitu merencanakan jumlah anak. Sebuah keharusan bagi masyarakat Indonesia, bahwa keluarga masa kini harus merencanakan jumlah anak.

Pemerintah memberlakukan program keluarga berencana atau KB. Tujuan dari program keluarga berencana ini tentu saja membantu pemerintah untuk menekan jumlah penduduk. Selain itu, berguna untuk menyesuaikan jumlah penduduk dengan kebutuhannya sehingga mendapat kesejahteraan yang merata.

Untuk mendapatkan kesejahteraan bagi keluarga, tentu Anda harus mengetahui manfaat keluarga berencana ini.

Manfaat Keluarga Berencana atau KB

Program Keluarga Berencana atau KB ini paling memiliki sepuluh manfaat. Dari sepuluh manfaat tersebut saling berkorelasi antara kesehatan, ekonomi, dan sosial. Adapun sepuluh manfaat dari program keluarga berencana itu sebagai berikut.

1. Mengurangi Risiko Kanker Serviks

Saat ini masyarakat dihadapkan dengan ketakutan akan munculnya banyak penyakit yang berbahaya. Di zaman yang semakin berkembang ini, justru membuat penyakit semakin berkembang.

Banyak faktor yang mendasarinya, salah satunya pola hidup dan lingkungan yang semakin tidak sehat. Salah satu penyakit yang paling berbahaya saat ini, yaitu kanker.

Kanker menempati peringkat kedua penyakit yang paling sering membunuh manusia, setelah jantung di urutan pertama. Ada banyak jenis kanker, namun yang berpeluang besar menyerang perempuan, yaitu kanker serviks. Kanker serviks merupakan penyakit berbahaya yang menyerang leher rahim.

Penyebab penyakit yang mengerikan itu memang bermacam-macam. Namun, terdapat suatu penelitian yang menyebutkan apabila perempuan yang aktif secara seksual menggunakan alat kontrasepsi IUD dapat menurunkan risiko kanker serviks. 

Dalam artian, bahwa IUD dapat mencegah adanya penyakit tersebut bersarang dalam serviks. Sehingga perempuan yang menggunakan alat kontrasepsi memiliki risiko lebih rendah mendapati kanker serviks. 

Para perempuan sebaiknya tidak meremehkan manfaat kontrasepsi IUD ini agar terhindar dari kanker serviks. 

2. Menghindari Penyakit Menular Seksual

Keluarga yang mengikuti program keluarga berencana dengan menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan seksual juga akan terhindar dari penyakit kelamin lain.

Setiap orang yang berhubungan seksual tanpa kontrasepsi seperti kondom, berpeluang memasukan kotoran ke vagina. Kotoran tersebut berpotensi membahayakan kebersihan vagina, sehingga resiko tertular penyakit juga lebih besar.

Pria yang memiliki luka di alat kelaminnya juga sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom. Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri dari luka terkontaminasi dengan cairan vagina. Apabila hal ini dibiarkan begitu saja, otomatis akan meningkatkan resiko penularan penyakit seksual.

Hal tersebut karena alat yang digunakan bisa menutup penis dengan sempurna, sehingga tidak bersentuhan langsung dengan dinding rahim.

3. Menurunkan Kematian Maternal

Saat ini, angka kematian ibu dan anak cukup tinggi, sehingga membutuhkan pencegahan. Salah satu penyebabnya karena ibu yang terlalu sering melahirkan. Hamil dan melahirkan yang terlalu sering, membuat rahim tidak lagi kuat menahan beban. 

Kekuatan rahim akan semakin menurun, sehingga nyawa si ibu dan anak yang akan lahir terancam. Untuk mencegah hal itu terjadi, penggunaan alat kontrasepsi ini sangat penting. Dengan menggunakannya saat berhubungan seksual, maka bisa menekan angka kehamilan bagi para wanita. 

Dengan demikian tentu saja angka kematian ibu dan anak akan semakin menurun. Selain itu, kesehatan ibu dan anak akan terjaga sehingga dapat mengoptimalkan yang ada.

4. Menghindari Kehamilan Tidak Diinginkan

Bagi pasangan yang memiliki intensitas tinggi dalam hubungan seksual, risiko kehamilan juga lebih besar. Berhubungan seksual secara rutin tanpa alat kontrasepsi memang cukup berisiko untuk mendatangkan kehamilan lebih besar daripada yang menggunakan alat kontrasepsi. 

Memang ada berbagai cara untuk mencegahnya, seperti mengeluarkan sperma di luar rahim. Akan tetapi, cara tersebut tidak menunjukkan keberhasilan yang tinggi. Hal itu karena cairan yang keluar dari penis saat terangsang juga mengandung sperma, meski tidak banyak. 

Namun, sekecil apapun jumlah sperma yang ada tetap bisa mengakibatkan kehamilan. Oleh karena itu apabila tidak berencana untuk memiliki anak, maka gunakanlah kontrasepsi dan jangan sekali-kali untuk meninggalkannya.

5. Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil

Salah satu hal yang paling penting untuk dijaga, yaitu kesehatan ibu hamil. Ada beragam cara yang tepat untuk melakukannya, salah satunya yaitu dengan menekan potensi kehamilan saat hubungan seksual.

Setiap keluarga harus memiliki perencanaan yang matang tentang jumlah anak. Hal itu harus terencana sejak dini. Bahkan, seorang suami juga tak bisa memaksakan jumlah anak tanpa persetujuan istri.

Apabila satu keluarga memiliki anak yang terlalu banyak, hal itu akan berdampak pada kondisi psikis istri. Sebab, jika sang istri hamil lagi, otomatis bebannya akan semakin bertambah. Hal itulah yang membuat kesehatan ibu hamil semakin terancam.

Dengan memiliki anak yang cukup akan membuat kesehatan ibu hamil lebih terjamin karena tidak perlu memikirkan banyak hal, pastinya akan membuat kondisi psikis dan mental ibu menjadi lebih baik.

6. Menjamin Tumbuh Kembang Bayi

Memiliki banyak anak tentu membuat beban keluarga semakin berat. Fokusnya akan terpecah untuk mengurusi anak yang terlampau banyak. Misalnya saat ibu yang sudah memiliki banyak anak melahirkan lagi, tentu dia akan kebingungan untuk mengurus anak-anaknya. 

Ketika si bayi menangis dan membutuhkan ASI, bisa saja anak yang lain merengek membutuhkan makan. Contoh kecil tersebut merupakan realitas yang tak bisa dipungkiri lagi. Jika menerapkan program keluarga berencana, pasti orang tua akan lebih fokus dengan tumbuh kembang bayi. 

Perhatian akan difokuskan pada sang buah hati karena tidak ada gangguan dari anak-anak yang lain. Hal itu membuat semua kebutuhan bayi akan tertangani dengan baik dan mendapatkan kasih sayang yang benar-benar dibutuhkan.

7. Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga

Saat ini harga kebutuhan pokok terus meningkat. Hal itu menjadi salah satu faktor yang membuat banyak keluarga hidup di bawah garis kesejahteraan.

Ternyata, jumlah anak juga berpengaruh terhadap kesejahteraan keluarga. Anak yang semakin banyak tentu akan meningkatkan jumlah pengeluaran. Hal itu bisa membebani keluarga yang secara ekonomi kurang siap.

Dengan mengontrol jumlah anak sesuai dengan program keluarga berencana tentu akan membuat kondisi ekonomi lebih stabil. Dengan anggota keluarga yang seimbang, justru bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga menjadi lebih baik.

8. Menjamin Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan kebutuhan pokok bagi setiap anak. Tanpa pendidikan, anak akan ketinggalan akses terhadap dunia yang lebih luas. Tentu agar anak dapat menjangkau pendidikan, orang tua harus mengeluarkan biaya. 

Apabila terlalu banyak anak dan kondisi ekonomi belum siap, risiko anak terlantar dari segi pendidikan pun akan meningkat.

Memiliki anak yang terencana akan berdampak juga dengan masa depan anak, terutama perolehan pendidikan yang tepat. Dengan anak yang cukup akan membuatnya mendapatkan pendidikan yang sesuai sehingga masa depannya akan lebih cerah.

9. Menentukan Kualitas Keluarga

Kebahagiaan keluarga bisa dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya jumlah anak. Jumlah yang terencana dan terkontrol tentu akan meningkatkan kebahagiaan dalam keluarga.

Dengan memiliki anak yang cukup dapat memberikan kualitas yang bagus. Bagaimanapun, jika direncanakan dengan baik pasti akan memberikan kualitas yang bagus juga untuk masa depan keluarga.

Masa depan anak akan terarah dan kehidupan sehari-hari tidak disibukkan dengan kebutuhan yang terlalu banyak karena jumlah anak tidak terkendali.

10. Menjaga Kesehatan Mental Keluarga

Kesehatan mental saat ini menjadi sesuatu yang tidak bisa dianggap remeh. Orang tua harus mulai menyadarinya sejak dini karena bisa menentukan kebahagiaan dalam menjalani rumah tangga.

Salah satu hal yang berpengaruh, tentu saja jumlah anak. Jumlah yang terkontrol sesuai dengan program berencana atau KB tentu membuat kesehatan mental juga lebih stabil.

Semakin banyak anak, orang tua akan semakin pusing untuk mengurusnya. Kebutuhan pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lain-lain akan menjadi beban apabila jumlah anak tidak terkendali. Hal itu akan membuat orang lelah secara fisik dan mental. Hasilnya, kesehatan mental akan terganggu dan bisa berakibat fatal untuk keharmonisan keluarga.

Dengan kesehatan mental yang bagus ini pasti dapat menjadi penentu kualitas yang bagus juga untuk masa depan keluarga sehingga tetap stabil.

Ketika manfaat memiliki jumlah anak sesuai dengan program keluarga berencana atau KB telah diterapkan, kini saatnya memikirkan masa depan keluarga. Masa depan keluarga tidak hanya tertolong dari kondisi ekonomi saja, tetapi juga kesehatan.

Keluarga yang sehat, tentu akan lebih bahagia karena bisa melakukan berbagai aktivitas tanpa keterbatasan fisik. Untuk mendapat jaminan kesehatan yang tepat, orang tua juga harus memikirkan asuransi kesehatan untuk keluarga. 

Asuransi kesehatan ini sangat penting karena bermanfaat apabila anggota keluarga mengalami hal-hal yang tidak terduga. Melakukan hal ini, orang tua tidak akan terbebani dengan biaya pengobatan, sehingga bisa fokus untuk proses penyembuhan saja. 

Sebaiknya pelajari terlebih dahulu cara mendapatkan asuransi kesehatan untuk keluarga yang tepat agar keluarga semakin bahagia.

Asuransi Kesehatan Keluarga

Sudah saatnya untuk memiliki asuransi kesehatan keluarga yang dapat melindungi apabila ada gangguan kesehatan. Berikut produk asuransi kesehatan Allianz Life Indonesia berdasarkan tipenya:

1. SmartMed Cancer

Memiliki penyakit kanker memang tidak bisa diduga dengan begitu saja. Jadi, untuk mengantisipasi jika suatu saat terdiagnosa kanker akan lebih mudah dalam pemenuhan secara finansial.

2. SmartHealth Maxi Violet

Dalam asuransi ini bisa juga untuk anggota keluarga yang sedang sakit. Kesehatan memang sangat penting. Oleh karena itu, dengan mengasuransikan kesehatan untuk anggota keluarga ini akan sangat baik untuk ke depannya nanti.

  1. SmartMed Premier

Memiliki perlindungan pada seluruh anggota keluarga itu memang sangat baik untuk dilakukan. Jadi, jaminan kesehatan ini akan baik untuk menjaga seluruh anggota tanpa perlu was-was.

  1. AlliSya Care

Asuransi ini akan sangat membantu keluarga yang ingin saling menjaga, karena ini ditujukan untuk keluarga yang ingin membantu apabila salah satu anggota keluarganya memiliki permasalahan kesehatan. Dapat juga sebagai tolong menolong antara satu anggota keluarga dengan yang lain.

Jadi, penting untuk saatnya memikirkan program keluarga berencana yang tidak hanya sebatas kualitas keluarga, namun juga jaminan kesehatan yang akan diberikan pada keluarga nantinya supaya tetap sehat dan harmonis sampai di usia senja.

 

Asuransi Kesehatan | Asuransi Kesehatan Keluarga | Asuransi Kesehatan Cashless | Asuransi Jiwa | Manfaat Asuransi Jiwa | Asuransi Jiwa Syariah | Asuransi Syariah | Asuransi Kesehatan Syariah | Produk Asuransi Syariah | Premi Asuransi Kesehatan | Daftar Rumah Sakit | Manfaat Lari | Asuransi Syariah di Indonesia | Cara Menjaga Kesehatan | Polis Asuransi

 

Allianz Life Indonesia

World Trade Centre 3, Lantai 10-15 

Jl. Jenderal Sudirman, RT.8/RW.3, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920

+622129268888 / ContactUs@allianz.co.id

Google Maps: 


 

FAQ:

  1. Apa tujuan pemerintah membentuk program keluarga berencana di Indonesia?

Jawab: Pemerintah memberlakukan program keluarga berencana atau KB. Tujuan dari program keluarga berencana ini tentu saja membantu pemerintah untuk menekan jumlah penduduk. Selain itu, berguna untuk menyesuaikan jumlah penduduk dengan kebutuhannya sehingga mendapat kesejahteraan yang merata.

  1. Mengapa jumlah anak mampu berpengaruh pada kondisi mental dari seluruh anggota keluarga, terutama orang tua?

Jawab: Semakin banyak anak, orang tua akan semakin pusing untuk mengurusnya. Kebutuhan pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lain-lain akan menjadi beban apabila jumlah anak tidak terkendali. Hal itu akan membuat orang lelah secara fisik dan mental. Hasilnya, kesehatan mental akan terganggu dan bisa berakibat fatal untuk keharmonisan keluarga.

  1. Apa saja produk asuransi dari Allianz Life Indonesia yang berguna untuk menjaga kesehatan keluarga?

Jawab: Ada empat produk asuransi dari Allianz Life Indonesia yang dapat dijadikan pilihan untuk menjaga kesehatan keluarga, antara lain: SmartMed Cancer, SmartHealth Maxi Violet, SmartMed Premier, AlliSya Care.

Tidak ada komentar untuk "Ketahui 10 Manfaat dari Program Keluarga Berencana"